SMK Negeri 13 Bandung berdiri di atas lahan seluas 9.048 meter persegi di Jalan Soekarno-Hatta KM. 10. Di atasnya berdiri ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, sarana ibadah, dan fasilitas penunjang lain yang menopang pembelajaran tiga program keahlian.

Gambaran Umum
- Luas lahan 9.048 m persegi
- 45 ruang kelas
- 7 laboratorium sains dan kimia
- 10 laboratorium komputer
- 2 perpustakaan
- 32 unit sanitasi untuk peserta didik dan guru
- Daya listrik PLN 3.500 watt
- Sambungan internet dedicated
Ruang Belajar
Sebanyak 45 ruang kelas menampung 39 rombongan belajar dari tingkat X hingga XIII. Ruang kelas tersebar di beberapa gedung yang saling terhubung, dengan penataan yang memudahkan perpindahan peserta didik antara ruang teori dan ruang praktik.

Laboratorium Kimia
Tujuh laboratorium menjadi jantung Program Keahlian Kimia Analisis. Di ruang-ruang inilah peserta didik berlatih menimbang, melarutkan, memisahkan, dan menganalisis sampel menggunakan peralatan manual maupun instrumen modern seperti spektrofotometer dan kromatografi, lengkap dengan penerapan prosedur keselamatan kerja dan pengelolaan limbah.
Laboratorium Komputer
Sepuluh laboratorium komputer menopang pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak serta Teknik Komputer dan Jaringan. Fasilitas ini digunakan untuk praktik pemrograman, pengembangan aplikasi web dan perangkat bergerak, perakitan dan troubleshooting komputer, hingga konfigurasi perangkat jaringan seperti Cisco dan Mikrotik.
Perpustakaan
Dua perpustakaan menyediakan koleksi buku teori, referensi kejuruan, dan bacaan umum sebagai ruang belajar mandiri bagi peserta didik di luar jam praktik.
Sarana Ibadah
Masjid Al-Hikmah berada di lingkungan sekolah dan menjadi pusat kegiatan keagamaan, mulai dari salat berjamaah, kajian, hingga kegiatan keagamaan berskala besar seperti Smart Tren yang diikuti seluruh peserta didik.

Lapangan dan Sarana Olahraga
Lapangan sekolah berfungsi ganda sebagai lapangan upacara sekaligus sarana olahraga. Area ini dilengkapi fasilitas bola basket dan menjadi tempat berlangsungnya upacara bendera, kegiatan kesiswaan, serta berbagai acara sekolah.

Sanitasi dan Utilitas
Sekolah memiliki 26 unit sanitasi untuk peserta didik dan 6 unit untuk guru. Kebutuhan daya dipenuhi sambungan listrik PLN berkapasitas 3.500 watt, sementara seluruh area sekolah didukung sambungan internet dedicated yang menopang pembelajaran berbasis teknologi informasi.
Data sarana dan prasarana bersumber dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, NPSN 20219161. Angka dapat berubah seiring pemutakhiran data oleh sekolah.

